Hilang 3 Hari, Pemuda Kuala Cenaku Ditemukan Mengambang di Pinggir Sungai Indragiri
BAGYNEWS.COM - Masyarakat Desa Pulau Jumat, Kecamatan Kuala Cenaku digegerkan dengan temuan mayat berjenis kelamin laki-laki dengan kondisi mulai membusuk mengambang dipinggir Sungai Indragiri.
Mayat laki-laki yang belakangan ini diketahui bernama Muhammad Refan (17), pemuda Dusun Lumu Kampung, Desa Teluk Sungkai, Kecamatan Kuala Cenaku awalnya ditemukan oleh salah seorang warga setempat, Eri yang baru pulang dari kebun mengunakan pompong Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 15.00 WIB.
Kapolres Inhu, AKBP John Letedara, S.I.K melalui Kasi Humas Polres Inhu, Ipda Ade Asnal ketika dikonfirmasi Kamis, 15 Oktober 2026 pagi membenarkan temuan mayat pemuda di pinggir Sungai Indragiri, Desa Pulau Jumat tersebut.
Dijelaskannya, setelah menerima laporan, Polres Inhu dan Polsek Kuala Cenaku langsung mengevakuasi korban ke RSUD Indrasari Rengat di Pematang Reba.
Menurut keterangan saksi Eri, saat dia pulang dari kebun mengunakan pompong, dia melihat sosok seperti tubuh manusia yang mengambang dipinggir sungai, ketika didekati ternyata benar itu adalah mayat berjenis kelamin laki-laki dengan posisi tertelungkup dan sudah mulai membusuk.
Saksi langsung memberitahukan temuan itu pada perangkat desa dan melaporkan ke posisi, selang beberapa menit, tim gabungan Polres Inhu dan Polsek Kuala Cenaku dibantu masyarakat langsung mengevakuasi mayat itu dan membawanya ke RSUD Indrasari Rengat.
Sementara, petugas dilapangan terus melakukan penyelidikan meminta keterangan pada sejumlah saksi, hingga akhirnya sekitar pukul 18.00 WIB. Seorang pemuda, Bayu (17) warga Dusun Lumu Kampung, Desa Teluk Sungkai datang ke RSUD Indrasari guna memastikan mayat yang ditemukan di pinggir sungai itu adalah temannya.
Benar saja, mayat itu adalah Refan teman akrab Bayu yang dikenali dari ciri-ciri tubuh dan pakaiannya. Pada polisi Bayu menjelaskan, Minggu 11 Oktober 2026, pukul 23.00 WIB, korban Refan datang dan bermain game bersama Bayu dirumahnya.
Namun Senin, 12 Oktober 2026 sekitar pukul 02.00 WIB, korban pamit ke Bayu untuk buang air besar di sungai Indragiri yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya. Tapi hingga pukul 04.00 WIB menunggu, korban tak kunjung kembali, Bayu mengira jika korban sudah pulang kerumahnya.
"Berdasarkan keterangan saksi Bayu, maka mayat laki-laki tersebut telah berhasil di identifikasi," ujar Ade.
Sedangkan hasil visum dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban, namun untuk penyelidikan lebih mendalam tentang penyebab kematian korban, tentu harus dilakukan autopsi, tapi keluarga korban menolak dengan membuat surat pernyataan, Kamis 15 Oktober 2026 dini hari, pukul 03.00 WIB mayat korban selesai dimakamkan oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat.(bgy/ril)
| Penulis |
: Efril Reza |
| Editor |
: |
| Kategori |
: Indragiri Hulu |