Karhutla Riau 2026 Tembus 20 Ribu Hektare, Bengkalis dan Pelalawan Terparah
BAGYNEWS.COM - Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau sepanjang 2026 telah mencapai 20.691,20 hektare. Kabupaten Bengkalis dan Pelalawan tercatat sebagai dua wilayah dengan luasan kebakaran terbesar di tengah kepungan kabut asap yang kian mengganggu aktivitas warga.
Kabut asap pekat yang menyelimuti sejumlah wilayah membuat kualitas udara semakin memburuk. Kondisi ini tidak hanya membatasi jarak pandang, tetapi juga memicu berbagai keluhan kesehatan, mulai dari mata perih hingga tenggorokan sakit, sehingga aktivitas luar ruangan lumpuh.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M Edy Afrizal, membenarkan, Bengkalis dan Pelalawan mendominasi luas karhutla tahun ini.
"Untuk saat ini, luas lahan yang paling banyak terbakar berada di Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Pelalawan," ujar Edy, Rabu 14 Oktober 2026.
Berdasarkan data resmi BPBD Riau, lahan yang terbakar di Kabupaten Bengkalis seluas 8.573 hektare, disusul Kabupaten Pelalawan seluas 6.710 hektare.
Selanjutnya, daerah dengan karhutla cukup tinggi meliputi
Kabupaten Indragiri Hulu: 1.674 hektare, Indragiri Hilir: 1.408 hektare, Dumai: 651 hektare, Rokan Hilir: 509 hektare, Kabupaten Siak: 430 hektare, Kepulauan Meranti: 307 hektare, Kabupaten Kampar: 178 hektare, Kuantan Singingi: 139 hektare dan Kota Pekanbaru: 106 hektare
Warga Resah dan Harapkan Penanganan Cepat
Dampak kabut asap ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Defri, salah seorang warga Riau, mengaku khawatir dengan kondisi udara yang semakin pekat dan mengganggu kesehatan keluarga saat beraktivitas di luar rumah.
"Belakangan ini asap semakin terasa. Saat keluar rumah, udara tidak nyaman dan tenggorokan mulai terganggu. Kami berharap kebakaran segera bisa dipadamkan agar kondisi kembali normal. Semoga pemerintah cepat dan serius mengatasi permasalahan kabut asap di Riau," keluhnya.***
| Penulis |
: |
| Editor |
: |
| Kategori |
: Riau |