Kualitas Udara Pekanbaru Tembus Kategori Berbahaya, Sekolah Kembali Terapkan PJJ Hingga Besok
BAGYNEWS.COM - Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali memburuk drastis pada Selasa 6 Oktober 2026 pagi. Konsentrasi partikulat halus (PM2.5) melonjak hingga menyentuh angka 298,7 µg/m³ pada pukul 06.00 WIB dan resmi masuk dalam kategori Berbahaya.
Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, sejak pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Pekanbaru konsisten berada di rentang tinggi, yakni 212,5 hingga 298,7 µg/m³. Kondisi ini melonjak tajam dibandingkan Senin (5/10/2026) pukul 08.00 WIB yang berada di angka 88,5 µg/m³ atau kategori Tidak Sehat.
Sekolah Kembali Daring
Lonjakan pencemaran udara ini langsung berdampak pada aktivitas pendidikan. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mengambil langkah cepat dengan mengembalikan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh siswa jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta, pada 6–7 Oktober 2026.
Pelaksana Tugas Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, menjelaskan bahwa kebijakan ini didasarkan pada hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) demi melindungi kesehatan para siswa.
Pihaknya juga mengimbau sekolah dan madrasah di bawah naungan Kementerian Agama maupun kementerian lain untuk menyesuaikan sistem pembelajaran mereka.
Bagi sekolah yang terkendala jaringan internet atau listrik, proses belajar dapat disiasati menggunakan modul tertulis atau penugasan mandiri di rumah.
Pemerintah Kota Pekanbaru bersama instansi terkait akan terus mengevaluasi perkembangan kualitas udara secara berkala untuk menentukan kebijakan pembelajaran selanjutnya.
Pemantauan ketat masih dilakukan untuk melihat arah pergerakan konsentrasi partikulat di udara Pekanbaru dalam beberapa jam ke depan.***
| Penulis |
: rac |
| Editor |
: bastian |
| Kategori |
: Pekanbaru |