Hingga Agustus 2026, Defisit APBN Capai Rp240 Triliun
BAGYNEWS.COM - Defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tercatat sebesar Rp240,1 triliun hingga akhir Agustus 2026. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan, defisit tersebut setara dengan 0,93% terhadap produk domestik bruto (PDB).
Pemaparan tersebut disampaikan Suahasil dalam konferensi APBN KiTa untuk pertama kalinya sejak dirinya menjabat sebagai menteri keuangan pada 14 September 2026. Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai menteri keuangan.
Suahasil menyampaikan, pendapatan negara mencapai Rp2.055,6 triliun per Agustus 2026. Realisasi tersebut setara 65,2% dari target pendapatan negara sepanjang tahun ini sebesar Rp3.153,6 triliun.
Sementara itu, belanja negara mencapai Rp2.295,7 triliun hingga akhir Agustus 2026. Realisasi tersebut setara sekitar 59,7% dari pagu belanja negara sebesar Rp3.842,7 triliun.
Dengan realisasi pendapatan dan belanja tersebut, defisit APBN hingga akhir Agustus 2026 tercatat Rp240,1 triliun atau 0,93% terhadap PDB.
“Hingga akhir Agustus, kinerja APBN itu tetap kuat dengan keseimbangan primer yang positif, defisit tetap dengan batasan yang terkendali,” ungkap Suahasil dalam konferensi APBN KiTa di kantor Kemenkeu Jakarta, Jumat 18 September 2026.
Adapun keseimbangan primer APBN hingga akhir Agustus 2026 tercatat surplus Rp154 triliun. Sementara dalam desain APBN 2026, keseimbangan primer diperkirakan defisit Rp89,7 triliun.***
sumber: beritasatu.com
| Penulis |
: |
| Editor |
: |
| Kategori |
: Ekbis |