Kamis, 13 Agustus 2026
Internasional / Rabu, 12 Agustus 2026 15:12 WIB

Stres Berat, Kru di Kapal Induk AS Dekat Iran Mencoba Lompat ke Laut

BAGYNEWS.COM - Sejumlah pelaut di kapal induk AS yang beroperasi di dekat Iran dilaporkan mencoba melompat ke laut akibat kelelahan dan merosotnya semangat kerja. Hal itu dipicu oleh masa tugas yang berkepanjangan. Informasi ini disampaikan oleh berbagai media yang mengutip keterangan keluarga para awak kapal.

Dilaporkan RT, pihak keluarga telah menyatakan kekhawatiran mengenai kondisi kehidupan dan kesehatan mental di kapal USS Abraham Lincoln. Masa tugas mereka dimulai pada akhir November dan sedianya berakhir pada Mei.

Masa tugas itu kemudian diperpanjang tanpa batas waktu yang pasti. Kapal tersebut dilaporkan menjalani periode panjang tanpa singgah secara rutin di pelabuhan untuk keperluan pengisian perbekalan, pemeliharaan, dan istirahat.

Annabelle Loma mengatakan kepada Military Times pada Selasa bahwa petugas penghubung (ombudsman) kapal telah mengabarkan kepadanya bahwa suaminya sempat mencoba melompat dari kapal induk tersebut.

"Dia mengira akan diberhentikan secara tidak hormat, padahal itu hanya karena dia mengalami kelelahan ekstrem (burnout)," ujarnya seperti dilansir dari gelora.co.

Maria Rodriguez, istri dari pelaut lainnya, mengatakan bahwa suaminya sempat turun tangan dalam sebuah insiden terpisah untuk mencegah rekan sesama pelaut melompat ke laut.

Menurut laporan Stars and Stripes, para pelaut yang sedang bertugas aktif maupun anggota keluarga menggambarkan suasana suram di atas kapal. Mereka memaparkan laporan mengenai munculnya pikiran untuk bunuh diri dan setidaknya satu kasus di mana seorang awak kapal berhasil dicegah saat hendak melompat ke laut.

"Kami terus-menerus bekerja tanpa henti dan dalam tekanan tinggi selama masa penugasan ini," ungkap seorang pelaut kepada media tersebut, seraya menambahkan bahwa semangat kerja—yang sempat tinggi di awal penugasan—kini telah menurun.

MS NOW mengutip keterangan pihak keluarga pekan lalu yang menyebutkan bahwa para awak kapal mengalami kesulitan akibat kekurangan makanan dan persediaan di kapal sering kali tidak memiliki barang-barang kebutuhan dasar seperti pasta gigi, sabun, dan deodoran.

Angkatan Laut AS menyatakan pada Senin bahwa pihak angkatan terus melakukan penilaian untuk memantau dan menjaga kesiapan psikologis setiap pelaut.

Penjabat Menteri Angkatan Laut Hung Cao mengatakan bahwa gugus tempur kapal induk USS Theodore Roosevelt sedang bersiap untuk menggantikan kapal Lincoln, namun ia tidak memberikan jadwal pasti dengan alasan keamanan operasional.

AS dan Israel melancarkan perang melawan Iran melalui serangkaian serangan udara pada tanggal 28 Februari. Namun, Iran mampu bertahan menghadapi gempuran tersebut, sementara perundingan damai sebagian besar mengalami kebuntuan dan Selat Hormuz yang vital tetap tertutup bagi sebagian besar lalu lintas pelayaran.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa perang yang dilancarkan Presiden AS Donald Trump secara konsisten tidak mendapat dukungan dari masyarakat Amerika.

Menurut survei Economist/YouGov yang dirilis pada Selasa, tingkat kepuasan publik terhadap presiden turun menjadi 33%, angka terendah yang pernah dicatat oleh YouGov sejak ia kembali menjabat pada tahun 2025.***

Penulis :
Editor :
Kategori : Internasional

Internasional

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex