Alokasikan Rp100 Miliar di APBD 2026, Pemko Pekanbaru Gempur Proyek Drainase di Titik Rawan Banjir
BAGYNEWS.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengalokasikan anggaran infrastruktur sebesar Rp100 miliar pada APBD 2026 untuk mempercepat penanganan banjir.
Dana tersebut difokuskan untuk membangun, memperbaiki, serta menormalisasi jaringan drainase di sejumlah titik rawan genangan.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menegaskan bahwa penataan drainase dan perbaikan jalan secara simultan menjadi prioritas utama pemko tahun ini demi menghadirkan solusi jangka panjang.
"Drainase masih menjadi fokus utama kami tahun ini untuk menanggulangi banjir. Porsi anggaran infrastruktur memang diperbesar agar pengerjaan jalan dan drainase berjalan simultan serta tepat sasaran," ujar Markarius.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, menjelaskan bahwa pekerjaan fisik saat ini terkonsentrasi di beberapa ruas jalan protokol dan pemukiman.
Jalan Darma Bakti (1,2 km)
Pembangunan menyasar titik-titik yang belum tersambung agar sistem drainase terhubung utuh hingga ke Simpang Empat, lalu bermuara ke saluran pembuangan utama di Sungai Air Hitam. Kapasitas saluran juga diperbesar.
Jalan Suka Karya (700 meter) Pembangunan jaringan drainase baru untuk mengurai sumbatan genangan.
Jalan Teratai, Senapelan (700 meter)
Sepanjang 100 meter dibangun saluran baru karena fisik lama sudah rusak total, sedangkan 600 meter sisanya dilakukan normalisasi.
Jalan Jenderal Sudirman (500 meter)
Perbaikan drainase difokuskan di area depan Rumah Sakit Awal Bros.
Jalan Paus: Pembangunan dan peninggian kapasitas drainase terus dikebut.
Menurutnya, tim di lapangan juga aktif melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan banjir lainnya di Kota Pekanbaru.
Langkah ini dilakukan guna memastikan penanganan infrastruktur drainase dapat dilanjutkan secara bertahap dan terintegrasi di seluruh wilayah perkotaan.***
| Penulis |
: rac |
| Editor |
: bastian |
| Kategori |
: Pekanbaru |