Sempat Diragukan, Kemegahan Astaka Utama MTQ Riau ke-44 Kini Jadi Magnet Wisata Baru di Kuansing
BAGYNEWS.COM - Belum juga resmi dibuka, kemegahan Astaka Utama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau ke-44 di Teluk Kuantan sudah mencuri perhatian publik. Kawasan arena religi ini mendadak viral dan bertransformasi menjadi destinasi wisata baru yang ramai dipadati warga untuk berswafoto (selfie).
Pantauan di lapangan pada Rabu malam 24 Juni 2026 memperlihatkan ratusan warga di area pelataran utama. Mereka datang berbondong-bondong bersama keluarga dan kerabat untuk menikmati suasana malam yang estetik di pusat syiar Islam tersebut.
Kemunculan mahakarya astaka yang berdiri megah ini sekaligus mematahkan keraguan publik terkait kesiapan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) sebagai tuan rumah.
"Seluruh pekerjaan terus digesa dan berjalan simultan sesuai dengan pembagian tugas serta tanggung jawab masing-masing tim di lapangan," tegas Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, saat meninjau lokasi bersama Ketua KONI Kuansing, Andi Cahyadi.
Suasana malam di arena MTQ ke-44 ini terasa begitu semarak. Berbagai ornamen Islami berpadu indah dengan pendaran lampu hias yang dipasang mengitari konstruksi Astaka Utama.
Daya tarik visual tidak hanya berpusat pada panggung utama. Deretan ruko di sekitar kawasan juga bersolek dengan hiasan lampu dekoratif.
Uniknya, di atas bangunan-bangunan ruko tersebut sengaja didirikan belasan replika kubah masjid, sehingga memperkuat lanskap religius Kota Teluk Kuantan. Perubahan drastis ini menuai decak kagum dari warga yang datang berkunjung.
Salah satunya diungkapkan oleh Subaidah (46), warga asal Baserah yang sengaja datang untuk melihat langsung kemegahan tersebut.
"Perubahan wajah Kota Teluk Kuantan ini luar biasa. Dulu kami sempat khawatir proyek ini tidak selesai tepat waktu, tetapi Datuk Panglimo Dalam (Suhardiman Amby) mampu menjawab keraguan masyarakat dalam waktu singkat. Kami berdoa semoga syiar MTQ ini berlangsung aman dan sukses," tutur Subaidah haru.
Apresiasi senada juga mengalir dari Hardi, warga Lubuk Jambi. Ia mengaku bangga melihat ibu kota kabupatennya kini tampil jauh lebih molek, bersih, dan representatif untuk menyambut kafilah dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Riau.
"Sebagai anak daerah, saya bangga melihat perubahan Teluk Kuantan saat ini. Semoga pembangunan dan kemajuan estetika kota seperti ini bisa terus berlanjut ke depan," harapnya.
Dengan perpaduan fasilitas yang representatif dan tata pencahayaan yang memukau, kompleks Astaka Utama MTQ Riau ke-44 kini sukses mengawinkan fungsinya: tidak hanya sebagai episentrum syiar keagamaan, tetapi juga ruang publik baru yang ramah keluarga.***
| Penulis |
: |
| Editor |
: Bastian |
| Kategori |
: Kuantan Singingi |