BAGYNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) mengambil langkah masif untuk menginternalisasi kesadaran ekologis di lingkungan satuan pendidikan.
Pemkab Inhu resmi mencanangkan Gerakan Penanaman Bibit Pohon Serentak untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Inhu, yang dipusatkan di SMP Negeri 2 Pasir Penyu, Senin 15 Juni 2026.
Aksi nyata dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini mengusung tema "Saatnya Bekerja untuk Iklim".
Sekda Inhu Zulfahmi Adrian AP, MSi menyampaikan arahan pada acara memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Kegiatan ini dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian, AP., M.Si, serta dihadiri oleh jajaran Asisten, Staf Ahli, kepala OPD teknis, Forkopimcam, dan dipantau secara virtual oleh 400 peserta dari unsur camat dan kepala sekolah se-Inhu.
Dalam pidato arahannya, Sekda Zulfahmi Adrian menegaskan bahwa gerakan penanaman pohon ini merupakan inisiasi taktis daerah untuk mengonstruksi benteng ekologis pelindung tanah, air, dan udara.
Langkah ini diakui linier dengan gerakan nasional yang diinstruksikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto demi menciptakan kawasan pemukiman dan pendidikan yang sehat, resik, dan indah.
Sekda Inhu Zulfahmi Adrian AP MSi menanam pohon secara simbolis pada acara memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Secara teknis, total bibit yang berhasil dieksekusi dalam gerakan serentak ini mencapai 4,000 bibit pohon produktif dan pelindung di seluruh area sekolah.
"Kami ingin para siswa tidak hanya menyerap teori menjaga alam dari buku pelajaran, melainkan memahaminya lewat tindakan konkret di tanah. Dari satu pohon yang ditanam, akan tumbuh rasa memiliki (sense of ownership). Dari sana, lahir kepedulian yang bertransformasi menjadi komitmen melestarikan lingkungan," ujar Sekda Zulfahmi, Senin 15 Juni 2026.
Guna memperkuat fondasi kebijakan lingkungan makro di daerah, Sekda membocorkan bahwa beberapa waktu lalu jajaran pimpinan tinggi Pemkab Inhu di bawah komando Bupati Ade Agus Hartanto telah melakukan akselerasi roadshow ke Jakarta.
Target utama dari gerilya birokrasi ke Kementerian Lingkungan Hidup RI tersebut antara lain, memperjuangkan kucuran dana pusat untuk fasilitas penataan lingkungan hidup di Inhu.
Mengajukan sistem pengelolaan sampah terpadu yang lebih efektif dan ramah lingkungan skala kabupaten. Dan, Kementerian LH merespons positif usulan tersebut dan bersiap menurunkan tim asistensi ke Indragiri Hulu.
Foto bersama.
Di sisi lain, Kepala SMP Negeri 2 Pasir Penyu selaku tuan rumah menyampaikan laporan progresif terkait capaian Adiwiyata yang diraih sekolahnya.
Tahun 2023, berhasil mengamankan predikat Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten. Tahun 2024 juga sukses naik kelas meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Riau. Serta target 2026, membidik predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional.
Usai dialog interaktif secara daring mengenai komitmen pelestarian lingkungan bersama para kepala sekolah, agenda ditutup dengan prosesi penanaman pohon secara simbolis oleh Sekda Zulfahmi Adrian beserta seluruh elemen Forkopimcam di area sabuk hijau SMPN 2 Pasir Penyu. (Advetorial Diskominfo Inhu)
| Penulis | : Efril |
| Editor | : Bastian |
| Kategori | : Advetorial |
© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex

