Demo di PN Pekanbaru, Massa Desak Kejaksaan Tangkap SF Hariyanto
BAGYNEWS.COM - Ratusan massa pendukung Abdul Wahid memadati kawasan Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Rabu 3 Juni 2026 pagi.
Aksi unjuk rasa berskala besar ini digelar tepat sebelum dimulainya sidang lanjutan perkara dugaan korupsi yang menjerat nama Abdul Wahid.
Massa yang telah datang sejak pagi hari melayangkan sejumlah tuntutan keras. Selain mendesak majelis hakim untuk membebaskan Abdul Wahid dari segala dakwaan, para peserta aksi secara lantang menyerukan desakan hukum agar Penegak Hukum segera memeriksa dan memproses Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto.
Tensi politik dan hukum terasa kental dalam orasi yang disampaikan salah satu koordinator aksi di hadapan barikade aparat keamanan serta massa yang mengepung gerbang pengadilan.
"Tangkap SF Hariyanto, bebaskan Wahid! Tidak ada matahari dua, matahari hanya satu!" teriak sang orator yang langsung disambut gemuruh takbir dan sorak-sorai dari ratusan demonstran.
Suasana di luar gedung pengadilan sempat memanas saat massa mencoba merangsek mendekati pintu masuk utama sembari terus meneriakkan yel-yel tuntutan mereka.
Guna menjaga kondusivitas area yudisial, aparat kepolisian dari Polresta Pekanbaru yang telah bersiaga sejak subuh langsung mengambil langkah taktis.
Pemasangan barikade dengan membentuk pagar betis dan barikade pengamanan ketat di sejumlah titik ring satu sekitar gedung PN Pekanbaru.
Pendekatan persuasif dengan melakukan negosiasi dan pendekatan persuasif kepada korlap aksi guna mencegah terjadinya gesekan fisik maupun tindakan anarkis yang dapat mengganggu jalannya sidang.
Serta, membatasi pergerakan massa umum agar tidak mengintervensi pintu masuk sterilisasi para pejabat pengadilan.
Hingga menjelang siang hari, massa terpantau masih bertahan menduduki beberapa ruas jalan di sekitar kawasan pengadilan sembari menunggu mulainya persidangan.
Di dalam area steril, Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto yang dijadwalkan memberikan keterangan sebagai saksi mahkota dilaporkan telah hadir lebih awal di lokasi pengadilan dengan pengawalan ketat aparat.
Sementara itu, proses pemindahan tahanan dari rutan menuju sel transit pengadilan bagi terdakwa juga rampung dilaksanakan di bawah pengawalan bersenjata.
Akibat konsentrasi massa yang memakan sebagian badan jalan serta ketatnya rekayasa pengamanan oleh petugas, arus lalu lintas di sekitar Jalan Pattimura dan jalur menuju PN Pekanbaru sempat mengalami perlambatan dan kemacetan panjang. Meski demikian, secara umum situasi keamanan di area persidangan masih terpantau aman dan terkendali.***
| Penulis |
: rac |
| Editor |
: bastian |
| Kategori |
: Hukum |