Kuantan Singingi / Senin, 01 Juni 2026 16:25 WIB

Ditinjau Bupati Suhardiman, Proyek Astaka Utama MTQ Riau Ditargetkan Rampung 23 Juni

BAGYNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Pemkab Kuansing) terus memacu akselerasi pembangunan fisik astaka (astaqa) utama menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau. 

Proyek megah yang dipusatkan di kawasan Taman Jalur Teluk Kuantan ini ditargetkan tuntas dan siap digunakan secara fungsional pada 23 Juni 2026 mendatang.

​Guna memastikan pengerjaan berjalan sesuai garis waktu (timeline) yang ditetapkan, Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, M.M., turun langsung meninjau progres di lapangan pada Senin 1 Juni 2026. 

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Asisten I H. Fahdiansyah, Kadis PUPR Ade Fahrer Arif, Kadis Perkim M. Guruh, Plt. Kadis DLH Delis Martoni, serta Direktur RSUD Teluk Kuantan dr. Benni Antony.

​Di lokasi proyek, sejumlah pekerja dari pihak rekanan tampak tengah menggesa pembuatan bekisting kayu perancah serta perakitan besi struktural sebagai persiapan pengecoran lantai dua astaka.

Sementara itu, di area pelataran, proses pemasangan paving block juga sudah mulai berjalan bergandengan.

​Berdasarkan hasil kalkulasi teknis dan kurva kemajuan di lapangan, Bupati Suhardiman Amby menyatakan optimisme tingginya bahwa fasilitas utama ini akan siap menyambut pembukaan MTQ Riau yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni hingga 3 Juli 2026.

​"Jika merujuk pada jadwal pekerjaan di lapangan beserta realisasinya, saya sangat optimis astaka utama ini bisa digunakan secara optimal saat hari H pelaksanaan MTQ," ujar Bupati Suhardiman Amby kepada awak media.

​Progres fisik astaka saat ini telah menyentuh angka sekitar 45 persen. ​Fasilitas halaman akan dibangun sebanyak 15 stan pameran yang diperuntukkan bagi 12 kabupaten/kota se-Riau, Pemerintah Provinsi, Tim Penggerak PKK Kuansing, serta Dekranasda.

Pihak kontingen dari 12 kabupaten/kota sudah diperbolehkan mulai mendirikan stan semi-permanen berciri khas arsitektur daerah masing-masing pada 10 Juni 2026.

​Menariknya, Pemkab Kuansing berkomitmen untuk tidak membongkar stan pameran tersebut meski perhelatan MTQ telah usai. Stan-stan ikonik itu akan dipertahankan secara permanen di lokasi guna mengubah lanskap Kota Teluk Kuantan menjadi destinasi wisata bertema "Miniatur Riau".

​Ada hal istimewa yang membedakan perhelatan kali ini dengan edisi-edisi sebelumnya. Bupati Suhardiman Amby membeberkan, Menteri Agama Republik Indonesia dijadwalkan hadir untuk membuka secara langsung gelaran syiar Islam terbesar di tingkat provinsi ini.

​"Meskipun ini merupakan MTQ tingkat provinsi, Insya Allah yang membuka adalah langsung Bapak Menteri Agama RI. Jika hal ini terealisasi, maka ini menjadi sejarah pertama kalinya bagi Riau. Pelaksanaan MTQ Riau di Kuansing akan terasa seperti level nasional," ungkap Bupati.

​Menurut konfirmasi jadwal yang diterima pihak panitia daerah, Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., dijadwalkan tiba di Kuansing pada 27 Juni 2026 siang bersama Plt Gubernur Riau dan jajaran Forkopimda Riau. Pada malam harinya, Menag akan membuka perhelatan MTQ secara resmi di hadapan ribuan pasang mata.

​Di sisi lain, efek ekonomi (multiplier effect) dari penunjukan Kuansing sebagai tuan rumah kini sudah mulai meroket secara signifikan. Sektor perhotelan dan penginapan di Teluk Kuantan dilaporkan telah terpesan penuh (fully booked). 

Guna mengantisipasi lonjakan arus pengunjung dan kafilah yang membeludak, Pemkab Kuansing bersama panitia lokal bergerak cepat dengan menyiapkan ratusan rumah warga untuk dialihfungsikan sebagai homestay layak huni.***

Penulis :
Editor : Bastian
Kategori : Kuantan Singingi

Kuantan Singingi

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex