Proyek 2030: John Herdman Bidik Talenta Diaspora, Jerman, Belanda dan Australia
BAGYNEWS.COM - Timnas Indonesia secara resmi memulai langkah besar dalam membangun generasi baru yang diproyeksikan untuk target jangka panjang menuju tahun 2030.
Pelatih kepala skuad Garuda, John Herdman, kini tengah aktif memantau talenta-talenta muda, baik yang berada di dalam negeri maupun diaspora di berbagai belahan dunia, untuk memperkuat fondasi tim masa depan.
Herdman menegaskan bahwa fokusnya tidak hanya terbatas pada pemain yang saat ini sudah berada di lingkungan Timnas Indonesia. Ia bersama tim kepelatihan sedang menyusun peta kekuatan jangka panjang dengan mencari bakat-bakat potensial di Jerman, Belanda, Australia, hingga Amerika Serikat.
“Ada dua pemain muda di Jerman yang sedang kami pantau. Ada juga dua pemain di Belanda. Selain itu, ada pemain di Australia dan Amerika Serikat. Kami sedang melihat semua potensi mereka untuk masa depan Timnas Indonesia,” ujar John Herdman, dikutip dari saluran YouTube Antara News, Sabtu 16 Mei 2026
Menurut Herdman, membangun tim nasional yang tangguh tidak bisa dilakukan secara instan. Ia memilih pendekatan jangka panjang dan membuka radar pemantauan lebih luas guna menemukan pemain yang memiliki potensi untuk berkembang pesat dalam beberapa tahun ke depan. Ia menilai proses pencarian pemain muda harus dinamis, karena talenta besar bisa muncul dari nama-nama yang sebelumnya tidak terprediksi.
Proyek menuju 2030 dinilai sebagai titik krusial dalam pembangunan Timnas Indonesia. Herdman berkomitmen memastikan proses regenerasi berjalan stabil agar skuad Garuda memiliki kekuatan kompetitif yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
“Saya pikir ini adalah generasi yang menarik. Bagian terpenting dari pengembangan skuad mana pun adalah memahami posisi tim tersebut pada tahun 2030, karena itulah momen yang sangat penting nanti. Periode satu setengah tahun kualifikasi (sebelumnya) adalah masa yang sangat krusial," imbuhnya.
Selain membidik pemain diaspora, Herdman juga memberikan perhatian besar kepada pemain muda yang tampil reguler di kompetisi domestik. Ia berpandangan bahwa pemain usia muda yang mendapatkan menit bermain konsisten memiliki peluang lebih besar untuk berkembang cepat.
Salah satu nama yang mendapatkan sorotan khusus dari Herdman adalah Muhammad Alfharezzi Buffon. Pemain berusia 19 tahun itu dinilai menunjukkan perkembangan menarik setelah tampil cukup rutin bersama Borneo FC yang bersaing di papan atas Liga 1.
“Meskipun saya katakan pengembangan skuad itu dinamis, itu juga dilakukan melalui desain. Kita perlu mengakselerasi para pemain muda ini ke peluang yang ada. Seperti Buffon, pemain 19 tahun yang bermain banyak menit untuk tim seperti Borneo yang bersaing di papan atas. Pemain seperti itu membutuhkan peluang sekarang untuk menunjukkan kemampuan mereka di level yang lebih tinggi," tegas Herdman.
Herdman ingin para pemain muda potensial ini mendapatkan kesempatan merasakan atmosfer level internasional lebih cepat. Pengalaman di level tinggi diyakini dapat mempercepat perkembangan mental, kualitas permainan, dan kematangan pemain untuk memenuhi kebutuhan Timnas Indonesia di masa depan. ()
| Penulis |
: |
| Editor |
: |
| Kategori |
: Olahraga |