Hasilkan PAD Ratusan Juta, Bupati Asmar Buka Festival Telaga Air Merah ke-VI di Meranti
BAGYNEWS.COM - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, resmi membuka Festival Telaga Air Merah ke-VI Tahun 2026 di Desa Tanjung, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Sabtu 16 Mei 2026.
Event tahunan ini menjadi bukti nyata suksesnya sinergi antara pemerintah desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tanjung Mandiri, dan pihak swasta melalui PT Imbang Tata Alam (ITA) dalam menyulap potensi lokal menjadi penggerak ekonomi.
Dalam sambutannya, Bupati Asmar memuji konsistensi masyarakat Desa Tanjung yang mampu mengubah kawasan embung desa yang semula tidak optimal menjadi destinasi wisata yang produktif dan bernilai jual tinggi.
“Festival ini adalah contoh nyata bagaimana kekayaan budaya dan kearifan lokal jika dikelola dengan super tim mampu mendorong pemberdayaan masyarakat serta mendongkrak perekonomian daerah,” ujar Asmar.
Kepala Desa Tanjung, Muhammad Anas, mengungkapkan bahwa objek wisata ini terus menunjukkan tren positif. Pada tahun buku 2025 lalu, unit usaha pariwisata yang dikelola BUMDes Tanjung Mandiri ini sukses menyumbang Pendapatan Asli Desa (PAD) dan keuntungan sekitar Rp183 juta.
Selain pengembangan pariwisata, momentum festival ini juga ditandai dengan peresmian Jalan Tanjung Darul Takzim sepanjang 1.600 meter. Infrastruktur jalan selebar 3 meter ini dibangun melalui dukungan dana PT ITA dan dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat setempat.
"Akses jalan ini akan sangat membantu mobilitas warga, terutama dalam mendistribusikan hasil perkebunan dan pertanian," tambah Bupati Asmar.
Sementara itu, perwakilan manajemen EMP PT Imbang Tata Alam, Arif Hidayatullah, menegaskan komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Pada kesempatan tersebut, perusahaan juga menyalurkan santunan kepada 23 anak yatim dari empat desa sekitar.
“Kami bukan Superman, tetapi kami ingin menjadi super team bersama masyarakat dan pemerintah untuk membangun Meranti yang lebih maju,” kata Arif. Ia juga mengapresiasi kesiapan warga yang kini ramah wisata dengan menyediakan fasilitas homestay.
Usai membuka acara secara resmi, Bupati Asmar didampingi para tamu undangan melakukan penanaman pohon di kawasan wisata sebagai simbol kepedulian lingkungan, disusul dengan membuka langsung lomba pacu sampan dan lomba mencucuk atap.
Festival Telaga Air Merah ke-VI tahun ini dikemas meriah dengan memadukan unsur olahraga tradisional, pelestarian alam, dan hiburan modern, di antaranya lomba pacu sampan, lomba mencucuk atap tradisional, dan lomba mewarnai tingkat TK/RA se-Kecamatan. Malam apresiasi seni budaya, pertunjukan barongsai, tari tradisional, dan panggung orkes Melayu. Kemudian fasilitas camping ground dan malam api unggun di kawasan wisata.
Melalui kemasan festival yang semakin matang, Pemkab Meranti berharap warisan budaya Melayu dapat terus terjaga di sanubari generasi muda sekaligus menjadi magnet kunjungan wisatawan regional.***
| Penulis |
: rls |
| Editor |
: bastian |
| Kategori |
: Kep Meranti |