Politik / Minggu, 19 April 2026 10:44 WIB

Gejolak Internal PPP Memanas: Sekjen GPK Sebut Terjadi Pemecatan Massal Terbanyak dalam Sejarah

BAGYNEWS.COM - Dinamika internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pasca-Muktamar X kian meruncing. Enam bulan setelah penerbitan SK Menteri Hukum terkait susunan pengurus hasil rekonsiliasi pada 6 Oktober 2025, konflik justru meluas hingga ke tingkat daerah.

​Kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP yang memberhentikan sejumlah pengurus di tingkat wilayah (DPW) dan cabang (DPC) kini menjadi sorotan tajam.

Langkah tersebut diketahui melalui Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani oleh Ketua Umum Mardiono dan Wakil Sekjen Jabbar Idris.

​Sekretaris Jenderal Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK), M. Thobahul Aftoni, mengungkapkan bahwa kebijakan ini telah menyasar ratusan pengurus secara sepihak. Berdasarkan catatannya, lebih dari 600 pengurus telah diberhentikan.

​Pemberhentian ini menyasar struktur Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) di 12 Provinsi, meliputi: ​Sumut, Sumbar, Bengkulu, Kalbar, Kalteng, Banten, Jabar, Jateng, Jatim, Sulbar, Sulteng dan Maluku.

​Selain tingkat provinsi, pembersihan struktur juga menyasar tingkat Kabupaten/Kota dari Sumatera Utara hingga Papua. Bahkan, di Maluku, DPP membekukan seluruh pengurus pada 9 DPC secara total.

​“Mungkin ini pemecatan pengurus partai terbanyak secara massal sepanjang sejarah politik di tanah air. Kalau didaftarkan ke MURI, ini sudah menjadi rekor,” tegas Aftoni dalam keterangan resminya, Sabtu 18 April 2026 malam.

​Aftoni menilai langkah Mardiono ini telah menciptakan instabilitas di akar rumput. Namun, saat ditanya mengenai alasan spesifik di balik aksi "pembersihan" besar-besaran tersebut, ia enggan merinci lebih jauh.

​“Saya kira tidak perlu saya jelaskan panjang lebar. Dinamika ini sudah menjadi konsumsi publik sejak Desember 2025 lalu,” pungkasnya.

​Kondisi ini menambah daftar panjang tantangan PPP dalam menjaga soliditas partai pasca-rekonsiliasi, di tengah upaya menjaga eksistensi partai berlambang Ka’bah tersebut di kancah politik nasional. ()

sumber: rmol

Penulis :
Editor : Bastian
Kategori : Politik

Politik

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex