Demonstrasi Tolak Relokasi TNTN, Sampah dan Bau 'Pesing' di Jalan Cut Nyak Dien
BAGYNEWS.COM - Aksi unjuk rasa ratusan massa yang menolak relokasi dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) menyisakan persoalan baru di Kota Pekanbaru.
Hingga Rabu 15 April 2026, tumpukan sampah terlihat berserakan di sepanjang Jalan Cut Nyak Dien, tepat di samping Kantor Gubernur Riau.
Pantauan di lapangan, sisa-sisa makanan, botol minuman, hingga sampah plastik sisa aktivitas massa tampak memenuhi badan jalan dan trotoar.
Kondisi ini kian memprihatinkan karena sampah yang menumpuk selama tiga hari terakhir mulai membusuk dan mengeluarkan aroma tak sedap. Bau menyengat dari sisa makanan mulai dikerubuti lalat, yang dikhawatirkan dapat memicu gangguan kesehatan bagi warga maupun pengguna jalan yang melintas.
Ironisnya, meski pedagang kaki lima ramai menjajakan dagangan di sekitar lokasi aksi sejak Senin 13 April 2026, kesadaran untuk menjaga kebersihan masih sangat minim. Belum terlihat upaya pembersihan secara mandiri baik dari pihak massa aksi maupun pedagang di area tersebut.
Ratusan massa tersebut diketahui telah menduduki kawasan Jalan Cut Nyak Dien sejak Senin pagi sebagai bentuk protes keras terhadap kebijakan relokasi TNTN.
Massa datang menggunakan puluhan armada, mulai dari truk terbuka, mobil pickup, hingga kendaraan pribadi yang dimodifikasi menjadi tenda darurat untuk menginap.
Hingga saat ini, kendaraan-kendaraan tersebut masih terparkir berjejer di sepanjang jalan, yang juga berdampak pada penyempitan akses lalu lintas di sekitar jantung pemerintahan Provinsi Riau.
Masyarakat berharap pihak koordinator lapangan (korlap) aksi maupun dinas terkait segera melakukan pembersihan agar estetika dan higienitas kawasan "Car Free Day" Pekanbaru tersebut tetap terjaga di tengah berlangsungnya penyampaian aspirasi. (bgn/ckp)