Peristiwa / Rabu, 08 April 2026 18:35 WIB

Insiden Tragis di Siak, Pelajar SMP Tewas Akibat Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik

BAGYNEWS.COM - Suasana ujian praktik sains di SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak berubah menjadi duka mendalam. Seorang pelajar berinisial MAA (15) meninggal dunia setelah alat peraga berupa senapan rakitan berbasis cetak 3D meledak saat diperagakan, Rabu 8 April 2026.

​Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Dr. Raja Kosmos, mengonfirmasi bahwa peristiwa memilukan tersebut terjadi di lapangan upacara sekolah yang berlokasi di Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak.

​Peristiwa bermula saat siswa kelas IX tengah menjalani ujian praktik sains dalam format kelompok. Setiap kelompok yang terdiri dari sembilan orang diminta menampilkan hasil karya inovasi sains mereka di hadapan penguji dan rekan sejawat.

​"Ketika tiba giliran kelompok korban, yang bersangkutan sempat meminta teman-temannya untuk menjaga jarak karena ia akan memperagakan senapan rakitan buatannya," ujar AKP Raja Kosmos.

​Nahas, saat korban mengambil posisi dan melakukan percobaan penembakan, alat tersebut justru mengalami malfungsi dan meledak hebat. "Terjadi ledakan cukup keras yang disertai asap tebal dari unit senapan rakitan tersebut," tambahnya.

​Kekuatan ledakan menyebabkan serpihan komponen alat berhamburan hingga mengenai area aula dan dinding kelas. Benturan serpihan tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius di bagian kepala.

​Pihak sekolah segera melarikan MAA ke RSUD Siak untuk mendapatkan pertolongan medis darurat. Namun, tim dokter menyatakan nyawa korban tidak tertolong tak lama setelah pemeriksaan dilakukan.

​Hingga saat ini, Tim Inafis Polres Siak masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mendalami penyebab pasti ledakan. Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya, komponen plastik hasil cetak 3D. ​Potongan besi. ​Sisa bubuk hitam yang diduga bahan peledak.

​Seluruh barang bukti tersebut telah dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau untuk diuji secara komprehensif.

​"Kami tengah mendalami apakah ada unsur kelalaian dalam pengawasan atau faktor teknis lainnya dalam kejadian ini. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi," pungkas AKP Raja Kosmos. (bgn/**)

Peristiwa

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex