Wow! Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Naik 7 Kali Lipat
BAGYNEWS.COM - FIFA memicu kontroversi setelah menaikkan harga tiket tertinggi untuk final Piala Dunia 2026 menjadi US$ 10.990 atau sekitar Rp186 juta. Angka ini menunjukkan peningkatan drastis hampir tujuh kali lipat dibandingkan harga final tahun 2022 yang hanya sebesar US$ 1.600 (sekitar Rp27 juta).
Kenaikan signifikan ini terjadi saat FIFA membuka kembali fase penjualan tiket pada 1 April 2026, setelah 48 tim peserta terkonfirmasi. Sebelumnya, pada pengundian grup Desember 2025, tiket kategori tertinggi untuk laga final di Stadion MetLife tersebut masih dibanderol seharga US$ 8.680.
Tidak hanya kategori utama, harga tiket tribun tingkat kedua juga melonjak dari US$ 5.575 menjadi US$ 7.380. Sementara itu, kursi di tribune tingkat ketiga kini dipatok seharga US$ 5.785, naik dari harga awal sebesar US$ 4.185.
FIFA menerapkan sistem penetapan harga dinamis (dynamic pricing) untuk turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada ini. Namun, sistem tersebut dikritik karena tidak memerinci detail kategori secara transparan, sehingga penggemar harus mencari sendiri di situs web resminya.
"Permintaan tiket yang kami terima setara dengan 1.000 kali penyelenggaraan Piala Dunia sekaligus," ujar Presiden FIFA, Gianni Infantino, membela kebijakan komersial organisasi tersebut.
Kebijakan ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk 69 anggota parlemen Demokrat di Amerika Serikat. Dalam suratnya kepada Infantino, mereka menilai harga dinamis bertentangan dengan misi FIFA untuk mempromosikan inklusi dan aksesibilitas sepak bola global.
Kelompok penggemar dari Eropa juga telah mengajukan pengaduan kepada Komisi Eropa bulan lalu terkait tingginya biaya penjualan kembali tiket. FIFA diketahui mengoperasikan pasar sekunder dengan mengambil komisi sebesar 15% dari setiap transaksi pembeli dan penjual.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi ke-23 dalam sejarah dan pertama kalinya diikuti oleh 48 tim. Turnamen akbar ini dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di 16 kota tuan rumah yang tersebar di tiga negara. ()
sumber: beritasatu.com