Sosmed / Sabtu, 28 Februari 2026 18:22 WIB

Viral Akun Tiktok Diduga Reyhan Pelaku Pembacokan Mahasiswi UIN, Postingan Bikin Warganet Bingung

BAGYNEWS COM - Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya potongan video yang memperlihatkan kedekatan antara seorang mahasiswi UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau dengan pria terduga pelaku pembacokan. 

Video yang bersumber dari akun TikTok tersebut memicu beragam spekulasi warganet terkait latar belakang aksi kekerasan yang mengguncang Pekanbaru baru-baru ini.

​Dalam rekaman yang beredar luas, keduanya tampak kerap menghabiskan waktu bersama, mulai dari aktivitas akademik di kampus hingga bermain di tempat rental PlayStation. 

Akun berinisial @_mzfrr tersebut diketahui memiliki puluhan ribu pengikut dan menyimpan setidaknya enam unggahan kebersamaan sebelum peristiwa berdarah itu terjadi.

​Spekulasi di ruang digital semakin liar setelah muncul indikasi bahwa aksi pembacokan tersebut diduga telah direncanakan sejak November 2025. 

Namun, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu hasil penyelidikan resmi guna memastikan rangkaian peristiwa yang sebenarnya.

​Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, mengonfirmasi bahwa pelaku saat ini telah diringkus.

​"Pelaku sudah diamankan di Polsek Binawidya beserta barang bukti senjata tajam berupa sebilah kapak dan parang yang digunakan saat kejadian," ujar AKP Anggi, Sabtu 28 Februari 2026

​Berdasarkan pemeriksaan sementara, polisi menduga kuat aksi nekat pelaku dipicu oleh masalah personal yang cukup sensitif.

​"Diduga pemicunya adalah persoalan pribadi terkait hubungan percintaan. Namun, kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan motif dan kronologi pastinya," tambah AKP Anggi.

​Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Akibat luka bacok yang cukup dalam pada bagian kepala dan tangan, korban direncanakan akan segera dirujuk ke rumah sakit dengan fasilitas medis yang lebih lengkap untuk penanganan bedah saraf.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan potongan video atau informasi yang belum terverifikasi agar tidak mengganggu proses penyidikan serta menjaga privasi keluarga korban.()

sumber: gelora.co

Sosmed

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex