Ramadhan di Sekolah Tahfizh Al-Fatih: Tradisi Khatam 30 Juz dalam Tarawih dan Tausiyah Berbuka
BAGYNEWS.COM -Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, Sekolah Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru kembali menghidupkan suasana syiar Islam melalui rangkaian kegiatan ibadah yang intensif.
Salah satu agenda utama yang konsisten dilakukan adalah kajian tausiyah menjelang berbuka puasa guna mempererat silaturahmi dan memperdalam ilmu agama.
Pembina Yayasan Ayo Indonesia Mengaji, Anton Yuliandri, menyampaikan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dirancang untuk mengisi waktu produktif santri dan masyarakat sebelum waktu berbuka tiba.
"Kegiatan tausiyah rutin kami laksanakan setiap hari menjelang berbuka puasa. Ini sudah menjadi tradisi tahunan di lingkungan sekolah kami," ujar Anton saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 25 Februari 2026.
Selain agenda berbuka bersama, Sekolah Tahfizh Al-Fatih memiliki program unggulan dalam pelaksanaan shalat tarawih. Sejak awal Ramadhan, para jemaah diajak untuk menyelesaikan bacaan satu juz Al-Qur'an setiap malamnya.
Lebih istimewa lagi, pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil, intensitas bacaan akan ditingkatkan secara signifikan.
"Insya Allah, pada sepuluh malam terakhir kami merampungkan hingga 5 juz dalam semalam. Bahkan di puncaknya nanti, pada malam ganjil terakhir, kami menargetkan pelaksanaan tarawih dengan bacaan 30 juz dalam satu malam," jelas Anton.
Tahun 2026 ini menandai tahun kelima Sekolah Tahfizh Al-Fatih menjalankan tradisi tarawih satu juz dan program buka puasa gratis bagi masyarakat di Masjid Al-Fatih Pekanbaru.
Menariknya, seluruh imam shalat tarawih berasal dari lingkungan internal, yakni para ustadz dan santri yang memiliki hafalan Al-Qur'an mumpuni.
"Alhamdulillah, ini tahun kelima kami istiqomah melaksanakan tarawih satu juz dan menyediakan buka bersama gratis. Semua imam adalah ustadz dan santri kami sendiri," tambahnya.
Berlokasi di Jalan Rasamala No. 500, Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Sekolah Tahfizh Al-Fatih kini telah berkembang pesat. Saat ini, yayasan menaungi sedikitnya 1.250 santri dan santriwati yang tersebar di jenjang TAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA.
Dengan kualitas hafalan dan karakter santri yang terus meningkat setiap tahunnya, Yayasan Ayo Indonesia Mengaji melalui Sekolah Al-Fatih berkomitmen untuk terus mencetak generasi Qur'ani yang unggul di Kota Pekanbaru. (bgn/is)