Jelang Ramadhan dan Imlek Bupati Bengkalis Terbitkan Imbauan Kerukunan Umat Beragama, Ini Isinya
BAGYNEWS.COM - Menjelang tibanya Bulan Suci Ramadhan 1447 H dan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 yang jatuh berdekatan, Bupati Bengkalis secara resmi mengeluarkan imbauan strategis bagi seluruh masyarakat.
Langkah ini diambil untuk memastikan suasana daerah tetap aman, tertib, dan kondusif dalam semangat toleransi.
Bupati menekankan, dua momentum besar ini merupakan kesempatan penting untuk memperkuat persaudaraan dan mempertegas nilai-nilai hidup berdampingan yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat di Kabupaten Bengkalis.
Melalui Surat Imbauan Nomor: 200.1.1/BKBP/2026/26, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menekankan tujuh poin krusial bagi warga:
- Hormati Ibadah Puasa: Masyarakat diminta menghormati umat Islam yang menjalankan ibadah puasa dengan menjaga sikap dan perilaku di ruang publik.
- Kebebasan Beribadah Imlek: Menghormati umat Konghucu dalam melaksanakan tradisi dan ibadah Imlek agar berjalan aman dan nyaman.
- Lawan Informasi Provokatif:
Warga dilarang keras menyebarkan ujaran kebencian maupun berita hoaks yang berpotensi memicu perpecahan.
- Peran Aktif FKUB:
Mendorong Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk mengedepankan dialog dan mediasi guna mencegah terjadinya potensi konflik.
- Larangan Petasan:
Masyarakat diimbau tidak menyalakan petasan atau kembang api yang dapat mengganggu kekhusyukan umat Islam saat menjalankan Salat Tarawih dan Tadarus.
- Mempererat Silaturahmi: Menegaskan pentingnya sikap saling menghargai dan memperkuat ikatan persaudaraan antarumat beragama.
- Kedepankan Musyawarah: Pemerintah mengingatkan agar setiap kesalahpahaman yang muncul di lapangan segera diselesaikan melalui koordinasi dan musyawarah mufakat.
Imbauan tersebut menegaskan bahwa perayaan Imlek dan Ramadhan tahun ini harus menjadi simbol kekuatan dalam keberagaman. Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap seluruh lapisan masyarakat dapat menjaga situasi tetap kondusif.
"Kita ingin daerah kita senantiasa berada dalam keadaan aman, tenteram, dan harmonis. Keberagaman adalah kekayaan, dan toleransi adalah kuncinya," pesan pemerintah melalui rilis tersebut.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan pelaksanaan ibadah bagi kedua pemeluk agama dapat berjalan beriringan tanpa adanya gangguan keamanan, sehingga visi Bengkalis yang bermarwah dan sejahtera dapat terus terjaga.(bgn/diskominfotik)