Inilah Tips Aman Berpuasa bagi Penderita Asam Lambung & Maag
BAGYNEWS.COM - Bagi penderita asam lambung atau maag, menjalankan ibadah puasa Ramadan sering kali dianggap sebagai tantangan besar. Perut yang kosong dalam waktu lama, keterlambatan makan sahur, hingga pemilihan menu berbuka yang kurang tepat dapat memicu gejala mual, perut perih, kembung, hingga sensasi panas di ulu hati (heartburn).
Namun, Anda tidak perlu khawatir. Dengan penerapan pola makan yang teratur dan pemilihan asupan yang tepat, penderita gangguan lambung tetap bisa berpuasa dengan nyaman.
Melansir laman Harvard Health Publishing, berikut adalah tips aman berpuasa agar asam lambung tidak kambuh:
1. Prioritaskan Waktu Sahur dan Berbuka Tepat Waktu
Jangan pernah melewatkan waktu sahur dan menunda berbuka. Lambung yang dibiarkan kosong melebihi batas waktu normal dapat memicu produksi asam berlebih yang menyebabkan rasa perih.
- Sahur: Berfungsi sebagai cadangan energi dan menstabilkan kondisi lambung sepanjang hari.
- Berbuka: Membatalkan puasa tepat waktu mencegah iritasi pada dinding lambung setelah seharian kosong.
2. Selektif dalam Memilih Menu Makanan
Penderita maag wajib lebih selektif terhadap jenis asupan. Hindari makanan yang dapat memperlambat pengosongan lambung atau memicu iritasi, seperti:
- Makanan Pedas dan Asam: Berisiko tinggi mengiritasi lapisan lambung.
- Makanan Berlemak Tinggi: Gorengan atau makanan bersantan dapat memperlambat pencernaan dan memicu sensasi panas di dada.
- Saran: Pilih menu yang ringan dan mudah dicerna agar lambung tidak bekerja terlalu keras.
3. Hindari Minuman Berkarbonasi dan Bersoda
Minuman berkarbonasi atau bersoda sangat tidak disarankan baik saat sahur maupun berbuka. Kandungan gas dan kadar gula yang tinggi di dalamnya dapat:
- Menyebabkan perut kembung dan menekan lambung.
- Memicu asam lambung naik ke kerongkongan (refluks).
- Menimbulkan rasa mual dan perih jika dikonsumsi saat perut kosong.
- Saran: Utamakan air putih atau minuman hangat yang lebih ramah bagi pencernaan.
4. Terapkan Porsi Makan Kecil dan Bertahap
Saat waktu berbuka tiba, hindari kebiasaan makan dalam porsi besar sekaligus. Tekanan besar di dalam perut dapat memicu refluks asam lambung.
- Tahapan Berbuka: Mulailah dengan takjil atau makanan ringan terlebih dahulu.
- Makan Utama: Lanjutkan makan berat setelah melaksanakan shalat Maghrib dengan porsi yang moderat.
- Penting: Hindari langsung berbaring segera setelah makan agar asam lambung tidak naik kembali ke kerongkongan.
Kesimpulan
Kunci utama puasa lancar bagi penderita asam lambung adalah disiplin pada pola makan dan mengenali pemicu kambuhnya gejala. Dengan pengaturan yang baik, puasa justru dapat membantu menyehatkan sistem pencernaan Anda. (glr)