Pertama di Indonesia, BAZNAS Riau Berikan Jaminan Sosial bagi 39 Dai di Wilayah 3T
BAGYNEWS.COM - Dalam rangka memperkuat dakwah di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), Kementerian Agama RI kembali melepas 2.199 Dai ke seluruh pelosok negeri untuk bertugas selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Dari total tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau memberikan perhatian khusus kepada 39 Dai yang bertugas di wilayah 3T Provinsi Riau.
Langkah strategis ini dilakukan BAZNAS Riau melalui kerja sama dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau dan BPJS Ketenagakerjaan.
Ketua BAZNAS Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha, menegaskan, dukungan yang diberikan tidak hanya berupa biaya akomodasi, tetapi juga jaminan sosial ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan selama masa tugas dakwah berlangsung.
"Untuk program Dai 3T di Riau, kami memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 39 Dai. Langkah ini merupakan yang pertama kali di Indonesia sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesejahteraan para dai saat bertugas di daerah pelosok," ujar Masriadi Hasan di sela acara pelepasan di Jakarta, Senin 16 Februari 2026
Kegiatan pembekalan dan pelepasan Dai 3T wilayah perbatasan tahun 2026 ini diselenggarakan oleh Direktorat Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag RI.
Agenda ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kehadiran negara dalam pembinaan keagamaan di daerah yang sulit dijangkau.
Acara pelepasan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:
- KH. Achmad Sudrajat, Lc., MA., CFRM (Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional)
- Hj. Lubena, S.Ag., M.Ag (Sekretaris Ditjen Bimas Islam)
- Dr. H. Muchlis M. Hanafi, Lc., MA (Direktur Penerangan Agama Islam)
- Hengky Rhosidien (Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbar-Riau-Kepri)
- Amrullah M. Ridha (Asisten Deputi Infrastruktur Fisik BNPP)
- Jamaluddin, M. Sy (Wakil Ketua II BAZNAS Riau)
- Idris, SE. Sy (Kepala Pelaksana BAZNAS Riau)
Melalui perlindungan jaminan sosial ini, para pendakwah diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan lebih tenang dan fokus dalam membina umat.
Sinergi antara BAZNAS, Kementerian Agama, dan BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan menjadi role model bagi provinsi lain di Indonesia dalam mendukung program-program keagamaan di wilayah perbatasan dan terpencil. (bgn/rls)