INTERNASIONAL / Senin, 16 Februari 2026 18:35 WIB

Dokumen Bocor Sebut Ada WNI Terdaftar sebagai Tentara Israel

BAGYNEWS.COM - Sebuah dokumen terbaru mengenai keterlibatan warga negara ganda dalam militer Israel (IDF) selama konflik di Jalur Gaza memicu kontroversi. Dokumen tersebut mengungkap adanya satu orang personel yang tercatat berkewarganegaraan Indonesia dalam jajaran militer Israel pada Maret 2025.

​Data ini pertama kali dilansir oleh media investigasi Declassified UK pada 11 Februari 2026, berdasarkan permohonan Kebebasan Informasi (Freedom of Information) yang diajukan oleh pengacara Elad Man dari LSM Hatzlacha kepada pihak IDF.

​Berdasarkan penelusuran dokumen tersebut, nama Indonesia muncul dalam aksara Ibrani, “אִינדוֹנֵזִיָה” (Indonesia). Dalam daftar tersebut, tertera satu orang pemegang paspor atau berkewarganegaraan Indonesia yang ikut bertugas bersama pasukan IDF.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada rincian lebih lanjut mengenai identitas maupun lokasi penugasan personel yang dimaksud. Mabes TNI dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI juga belum memberikan pernyataan resmi terkait temuan ini.

​Isu mengenai keberadaan WNI di wilayah Israel dan Palestina sebelumnya pernah disinggung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono pada Juni 2025. Saat itu, Menlu melaporkan terdapat 192 WNI yang berada di Israel, dengan mayoritas (167 orang) berdomisili di kawasan Tel Aviv dan Yerusalem.

​"Ada yang memilih untuk tetap berada di sana dan belum menyatakan kesediaannya untuk dievakuasi, namun keadaannya terus kita pantau," ujar Menlu kala itu.

​Secara hukum di Indonesia, keterlibatan seorang WNI dalam dinas tentara asing tanpa izin dari Presiden dapat berimplikasi pada kehilangan kewarganegaraan Indonesia, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 12 Tahun 2006.

​Investigasi Declassified UK memaparkan bahwa puluhan ribu tentara berkewarganegaraan ganda bergabung dengan IDF selama operasi militer di Gaza yang telah menelan korban jiwa hingga 72 ribu orang. Secara total, terdapat 47.107 tentara yang memegang kewarganegaraan Israel sekaligus setidaknya satu warga negara asing lainnya.

​Daftar Negara Penyumbang Personel Terbanyak, ​Amerika Serikat 13.342 orang, ​Prancis 6.464 orang, ​Rusia 5.067 orang, ​Jerman: 3.901 orang dan Inggris: 2.069 orang.

​Selain negara-negara Barat, dokumen tersebut secara mengejutkan juga mencantumkan sejumlah kecil warga negara dari negara-negara Arab seperti Yaman, Tunisia, Lebanon, Suriah, dan Aljazair, serta satu orang dari Indonesia. ()

sumber: gelora.co

INTERNASIONAL

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex