PENDIDIKAN / Selasa, 10 Februari 2026 11:15 WIB

Atasi Beban Administratif Dosen, SEVIMA dan LLDIKTI III Luncurkan AI untuk Akselerasi Kurikulum OBE

​BAGYNEWS.COM - Di tengah tantangan tingginya angka pengangguran terdidik yang mencapai 7,35 juta orang (BPS, November 2025), dunia pendidikan tinggi dituntut untuk segera menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. 

Merespons hal tersebut, SEVIMA bekerja sama dengan LLDIKTI Wilayah III meluncurkan SEVIMA Edlink Dosen Pro AI guna memangkas beban administratif dosen dan mempercepat implementasi kurikulum Outcome Based Education (OBE).

​Peluncuran ini akan dilakukan dalam Executive Workshop bertajuk "Lead The Future: Memimpin Orkestrasi Kampus Berdampak dengan Artificial Intelligence (AI) dan Kurikulum OBE" pada Kamis, 12 Februari 2026, di Rumah Perubahan, Jakarta.

​Solusi AI untuk Kampus Berdampak
​CEO dan Founder SEVIMA, Sugianto Halim, M.M.T., mengungkapkan, akar masalah kurikulum di Indonesia sering kali terhambat oleh pekerjaan administratif dosen yang menyita waktu.

​"Kurikulum belum akan berubah secara substansial selama dosen masih terbebani pekerjaan administratif yang sebenarnya bisa diotomasi. Dengan AI, penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang tadinya memakan waktu berminggu-minggu, kini bisa selesai dalam hitungan menit," jelas Halim, Selasa 10 Februari 2026.

​Hilirisasi Riset Prioritas Kemdiktisaintek
​Edlink Dosen Pro AI merupakan hasil nyata hilirisasi riset yang didanai oleh hibah Kemdiktisaintek melalui skema Ajakan Industri. 

Beberapa fitur unggulannya meliputi:
​Otomasi Bahan Ajar: Mengonversi presentasi (PPT) menjadi video pembelajaran secara otomatis.
​Penyusunan RPS: Membuat draf RPS yang terstruktur sesuai framework OBE dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL).
​Bank Soal Cerdas: Menghasilkan soal ujian yang terpetakan ke Taksonomi Bloom.
​Prediksi Kelulusan: Fitur kolaborasi dengan ITS untuk mendeteksi risiko drop out mahasiswa secara dini berdasarkan pola akademik.

​Acara ini rencananya dihadiri secara hybrid oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:
​Gibran Rakabuming Raka (Wakil Presiden RI), ​Prof. Dr. Fauzan, M.Pd. (Wamen Dikti Sains dan Teknologi), ​Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A. (Menteri Agama),​Pramono Anung Wibowo (Gubernur DKI Jakarta), ​Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. (Guru Besar UI & Penggagas Rumah Perubahan), ​Ratusan Rektor dan pimpinan Perguruan Tinggi se-Indonesia.

​Mendorong Standar Internasional
​Sesuai dengan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025, perguruan tinggi kini memiliki fleksibilitas untuk melampaui standar nasional. SEVIMA, yang memiliki ekosistem di lebih dari 1.200 kampus, memposisikan teknologi AI sebagai infrastruktur utama agar fleksibilitas kurikulum tersebut tidak sekadar menjadi formalitas administratif, tetapi benar-benar menghasilkan lulusan yang kompeten.

​"Standar pendidikan saat ini mensyaratkan fokus pada hasil (output), bukan sekadar proses. Teknologi AI memungkinkan implementasi OBE dilakukan secara substansial untuk menyiapkan lulusan yang siap kerja," pungkas Halim. (bgn/rls)

PENDIDIKAN

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex