RIAU / Rabu, 04 Februari 2026 08:35 WIB

Siaga Karhutla: 113 Titik Panas Terdeteksi, Pelalawan dan Bengkalis Jadi Titik Terparah

​BAGYNEWS.COM - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau kian nyata. Berdasarkan pantauan citra satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Rabu 4 Februari 2026, jumlah titik panas (hotspot) di Riau melonjak hingga 113 titik, menempatkan Riau sebagai wilayah dengan konsentrasi panas tertinggi di seluruh Pulau Sumatera.

​Secara regional, total hotspot di Sumatera mencapai 170 titik. Riau mendominasi angka tersebut, disusul oleh Aceh (20 titik), Kepulauan Riau (20 titik), Bangka Belitung (9 titik), serta sebaran kecil di provinsi lainnya.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Sanya Gautami, mengungkapkan, Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah paling kritis dengan temuan 60 titik panas, diikuti Kabupaten Bengkalis dengan 26 titik.

​"Sebaran hotspot di Riau terkonsentrasi di beberapa wilayah, di antaranya di Pelalawan 60 titik, ​Bengkalis 26 titik, ​Rokan Hilir 9 titik, ​Indragiri Hilir 9 titik, ​Kota Dumai 8 titik,​Kepulauan Meranti 1 titik," papar Sanya.

Dari hasil analisa data, BMKG membagi 113 titik panas tersebut ke dalam tiga level kepercayaan, tingkat tinggi 7 titik (potensi kuat api telah berkobar), t​ingkat sedang 102 titik, dan tingkat rendah: 4 titik.

​Kondisi udara yang mulai kabur disertai kelembapan yang fluktuatif semakin memperparah risiko kebakaran. 

Saat ini, Stasiun Meteorologi  tengah memantau ketat Fire Weather Index (indeks cuaca kebakaran) untuk memberikan peringatan dini yang akurat.

Tingginya angka hotspot ini menjadi sinyal bagi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan. 

BMKG mengimbau warga segera melapor kepada Satgas Karhutla jika menemukan asap atau indikasi api di lingkungan sekitar guna mencegah kebakaran yang lebih luas dan masif.(bgn/rac)

RIAU

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex