">
Siak / Jum'at, 23 Januari 2026 09:06 WIB

21 Pelajar SMKN 1 Kandis Tumbang Usai Santap Menu "Beracun" Gratis!

BAGYNEWS.COM - Sebanyak 21 siswa SMK Negeri 1 Kandis terpaksa dilarikan ke klinik dan harus menjalani perawatan intensif.. Mereka menjadi korban setelah mengonsumsi makanan yang diduga kuat diolah secara ceroboh oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kampung Telaga Sam-sam, Selasa 13 Januari 2026.

​Imbas dari insiden memuakkan ini, Badan Gizi Nasional (BGN) langsung mengambil langkah ekstrem dengan menutup total dan segel dapur penyedia!

​Fakta mengejutkan dibongkar oleh Korwil BGN Kabupaten Siak, Lisa Wahari. Ia mengungkap adanya praktik "akrobatik" yang menjijikkan di dapur pengolahan milik Yayasan Tuah Karya tersebut.

​Pada Senin pagi, tim dapur sebenarnya sudah mendapati bumbu pelengkap dalam kondisi busuk dan tidak layak. Meski Ahli Gizi sudah mengeluarkan instruksi tegas untuk membuang bahan sampah tersebut, tim dapur justru menunjukkan pembangkangan yang fatal.

​Bukannya dibuang, bumbu yang sudah dinyatakan "haram" untuk dikonsumsi itu malah dicampur dengan baking powder. 

Tujuannya keji: untuk menyamarkan rasa asam pada santan dan bumbu yang sudah rusak agar tetap bisa didistribusikan ke ribuan perut siswa.

​Tanpa rasa berdosa, makanan "sampah" hasil olahan tersebut dikirimkan ke delapan titik krusial, mulai dari SD Al-Fatih, SMP Negeri 1 Kandis, hingga Posyandu. Dampaknya seketika melumpuhkan puluhan siswa yang mengalami diare hebat hingga kondisi fisik mereka ambruk.

​Merespons laporan darurat dari pihak sekolah, BGN tidak memberikan ampun. Dapur produksi di Telaga Sam-sam langsung dihentikan operasionalnya secara paksa. 

Evaluasi total dilakukan untuk membedah borok dalam proses pengolahan makanan yang hampir merenggut kesehatan para generasi muda ini.

​"Dapur kami tutup sementara! Tidak ada ampun sampai mereka mampu mematuhi aturan main yang ada," tegas Lisa Wahari.

​Publik kini menuntut pertanggungjawaban nyata dari Yayasan Tuah Karya. Kasus ini menjadi alarm keras bahwa program gizi nasional tidak boleh disusupi oleh tangan-tangan ceroboh yang hanya mementingkan efisiensi tanpa mempedulikan nyawa manusia.(bgn/ckp)

Penulis :
Editor :
Kategori : Siak

Siak

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex