Kesbangpol Taja Sosialisasi Bela Negara Bagi OKP se-Rohul

BAGYNEWS.COM - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menggelar sosialisasi bela negara dengan puluhan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) se-Kabupaten Rohul dengan tujuan untuk mencintai NKRI  dan menanamkan nilai-nilai Pancasila.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kejari Rohul, perwakilan Polres Rohul, Sekretaris Pemuda Pancasila, Kepala Badan Kesbangpol, dan puluhan perwakilan pengurus OKP.

Kegiatan itu atas kerja sama Kesbangpol Rohul dengan MPC Pemuda Pancasila.

Plt Asisten 1 Setdakab Rohul , Erfan Dedy Sanjaya, Selasa 23 November 2021 mengungkapkan selaku organisasi kepemudaan  harus berperan aktif dalam melaksanakan bela negara  dan cinta Tanah Air untuk menjaga persatuan dan kesatuan, termasuk dalam pembangunan sesuai bidangnya masing-masing dan cinta Pancasila.

"Tentunya kami dari pemerintah berharap kepada peserta agar mengikutinya  dengan baik. Sehingga, pemuda mampu menjadi motivator dan  pelopor dalam memelihara keamanan, kerukunan dalam keberagaman yang dimiliki NKRI sebagai garda terdepan," kata Erfan.

Sementara pemateri, Ari Supandi, selaku Kasi intelijen Kejaksaan Negeri Rokan hulu  mengungkapkan, terkait dengan pertahanan dan keamanan diatur dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI,  dan Undang-Undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian, serta Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

Pertahanan keamanan dalam bela negara selanjutnya diatur dalam Pasal 30 Ayat 15 susunan dan kedudukan hubungan wewenang TNI dan Polri dalam menjalankan tugas, namun tidak luput dari masyarakat luas dan termasuk OKP.

Pertahanan negara  adalah menjadi salah satu bidang yang tidak diotonomikan kepada pemerintah daerah jadi itu tidak diberikan kepada pemerintah daerah jadi kebijakan-kebijakan keputusan-keputusan yang diambil, terang Ari.

Sementara yang dimaksud dengan bela negara, negara itu pada hakekatnya adalah sebuah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara, jelasnya. (bgy/rs)