Kuasa Hukum: Tak Ada Bapak Bupati Tertangkap Tangan, Beliau Sendiri yang Datang ke Mapolda Riau

BAGYNEWS.COM - Dodi Fernando, Kuasa Hukum Bupati Kuansing, menjelaskan bahwa kliennya AP tidak terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan tim Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

"Tidak ada Bapak Bupati tertangkap tangan. Isu tertangkap ada uang serta berkas juga tidak ada," tegasnya ketika ditanya wartawan, Selasa 19 Oktober 2021 di Mapolda Riau.

Dodi menjelaskan, awalnya, Bupati dari Kuansing hendak menuju Pekanbaru untuk menghadiri sidang sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Pekanbaru yang berlangsung hari ini, Selasa 19 Oktober 2021.

Di tengah perjalanan, Bupati merasa ada yang membuntuti mobilnya. Lantas dia merasa takut dan menelepon kuasa hukumnya.

"Saat di perjalanan dia dibuntuti, sebenarnya Bapak Bupati tidak tahu permasalahan di Kuansing ini ada OTT yang dilakukan oleh KPK. Karena takut ada yang membuntuti itu, ia lalu menghubungi saya," jelas Dodi.

Tidak berapa lama kemudian, ada yang menghubungi nomor ajudannya yang pada saat itu ajudannya sedang bersama Bupat di dalam mobil.

Seseorang yang menghubungi ajudannya ini mengaku dari penyidik KPK, dan memerintahkan agar mereka segera merapat ke Mapolda Riau, Pekanbaru.

"Tidak ada Bapak Bupati tertangkap tangan, jadi beliau sendiri yang pergi ke Mapolda Riau atas suruhan penyidik KPK. Bapak Bupati juga pada saat itu tidak ada transaksi apapunlah," jelas Dodi.

Lebih jauh, Doni mengungkapkan bahwa perihal OTT di Kuansing pihaknya tidak mengetahui kejadian tersebut. "Saya dan Bapak Bupati tidak tahu sama sekali permasalahan di Kuansing. Siapa saja yang ditangkap di Kuansing dan terkait apa kami juga tidak tahu," demikan Dodi. (bgy/ckp)