Cegah Banjir saat Hujan dan Air Pasang, Ketua DPRD Inhil Ajak Masyarakat Tingkatkan Semangat Goro Bersihkan Lingkungan

BAGYNEWS.COM - Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terutama yang ada di Kota Tembilahan dan sekitarnya diajak, untuk terus memupuk dan meningkatkan semangat gotong royong (goro) dalam membersihkan lingkungannya masing-masing.

Ajakan tersebut disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DR Ferryandi saat diwawancarai usai turun langsung bersama-sama masyarakat membersihkan saluran air, mulai dari anak sungai atau parit, gorong-gorong dan got, Minggu 25 Oktober 2020.

Turut hadir dalam goro tersebut, Camat Tembilahan, Lurah Sungai Beringin, Lurah Tembilahan Kota, Personil TNI dan Polri, petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta sejumlah masyarakat di sekitar Parit 14 Tembilahan.

"Hari ini, kita bersama masyarakat kembali terjun langsung melakukan gotong royong membersihkan anak sungai atau parit-parit yang sudah dangkal dan mengalami penyempitan," ujar Ferryandi.

Pendangkalan dan penyempitan anak sungai atau parit tersebut, lanjutnya, harus rutin dibersihkan agar aliran air kembali normal dan bisa mengurangi dampak banjir yang akhir-akhir ini sudah meresahkan masyarakat.

"Anak sungai atau parit yang ada di Kota Tembilahan sebagian besar telah mengalami pendangkalan akut dan penyempitan, sehingga mengakibatkan mudahnya Kota Tembilahan tergenang air, apalagi jika sudah hujan dan air pasang seperti sekarang. Karenanya, komitmen kita untuk hal ini perlu diperkuat," terang Ferryandi.

Pada kesempatan tersebut, politisi Partai Golkar ini mengajak masyarakat Kota Tembilahan dan sekitarnya agar melaksanakan gori secara berkesinambungan, mengingat topografi Kota Tembilahan yang sangat rendah serta selalu tergenang air pasang dan hujan.

"Pembersihan anak sungai atau parit ini perlu senantiasa dilakukan, karena ini merupakan salah satu upaya kita mengurangi dampak banjir saat air pasang dan hujan. Selain itu, tentu saja ada upaya lain yang sedang dan akan dilakukan pemerintah dalam mengatasi persoalan ini," imbuhnya.(bagy/adi)