Long March, Sholawatan dan Penghijauan Bakal Diadakan di Tasik Putri Puyu

BAGYNEWS.COM - Pulau Padang, merupakan salah satu pulau di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau yang memiliki pesona tasik dengan nama Tasik Putri Puyu dan luas mencapai 200 hektare.

Tasik yang mempunyai keindahan alam tersendiri ini memang tersembunyi di balik rimbun hutan belantara melintasi beberapa desa di Kecamatan Tasik Putri Puyu, salah satunya Desa Dedap.

Guna membantu pemerintah dalam menjaga serta merawat kawasan Suaka Margasatwa seperti Tasik Putri Puyu ini, sebuah organisasi atau perkumpulan yang bernama Sholawat Laut Indonesia (Sholla Indonesia) akan melakukan beberapa kegiatan salah satunya penanaman pohon.

Organisasi yang berpusat di Kabupaten Bengkalis ini juga bakal melakukan kegiatan keagamaan seperti dzikir dan sholawat, serta penebaran sejumlah ikan gurami dan nila yang diharapkan dapat berkembang biak di tasik tersebut.

"Berbagai persiapan sudah dan terus kita lakukan, Insya Allah dimulai dari 28 hingga 30 Agustus 2020, kita akan mengadakan kegiatan Sholla Indonesia di Tasik Putri Puyu,” ujar Ketua Sholla Indonesia, Azwar, Jumat, 21 Agustus 2020.

Ketua Sholla ini juga menebutkan bahwa kegiatan yang bakal diselenggarakan terbuka secara umum dengan memenuhi beberapa kebutuhan perbekalan yang harus dibawa peserta selama agenda ini berlangsung.

"Kegiatan ini kita buat sedikit mirip seperti anggota Pramuka mengadakan kemah. Namun kita tidak memasang tenda seperti pramuka, tetapi kita sudah siapkan semacam pendopo yang kita sebut Komplek Astana Faya di koordinat yang menjadi titik kegiatan,” terangnya.

Bagi masyarakat yang ingin bersama-sama mengikuti kegiatan ini, lanjutnya, perlengkapan ibadah, penerangan dan alat keamanan, P3K dan obat pribadi, alas tidur dan biaya bahan makanan pokok 50 ribu, serta keperluan pribadi lainya hendaknya dapat disiapkan.

“Hubungi petugas kita Amran di nomor telpon 082283446951 untuk Bengkalis dan saudara Hardi 082173074107 koordinator di Pulau Padang, jika ingin mendaftarkan diri dan mengetahui informasi lebih jelas,” katanya.

Kata Azwar, berdasarkan gambaran sementara, lebih dari 80 peserta nantinya akan mengikuti kegiatan yang diyakini sangat jarang ditemukan ini. Karena berdzikir, berbudi pada alam dan menikmati keindahan tasik, menyatu dalam acara ini.

“Mari sama-sama kita bergabung, menjaga alam kita, meningkatkan keimanan dan menikmati keindahan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa,” ajaknya.

Selaku Ketua Sholla Indonesia, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pembina organisasi ini, Abah Ahmad Fadhli, Kepala Desa Dedap, Mansur, masyarakat Desa Dedap, serta pihak terkait lainnya yang telah membantu dari awal untuk terselenggaranya agenda ini. (bgy/zur)